Persyaratan Mutu Ikan Kanada   

Kanada dikenal sebagai salah satu eksportir papan atas dunia untuk ikan dan produk perikanan. Kanada juga telah menjadi negara tujuan impor utama untuk kedua komoditas ini meskipun hal itu kurang diketahui masyarakat secara luas, dan bahkan pada kenyataannya nilai impornya meningkat dari waktu ke waktu. Total [1] impor ikan dan produk perikanan Kanada dari seluruh dunia tumbuh dari USD 638 juta pada tahun 2005 menjadi USD 1 miliar di tahun 2015 (UN Comtrade Database, 2015), atau senilai 4,6%[2] per tahun dengan menggunakan tingkat pertumbuhan tahunan gabungan (compound annual growth rate atau "CAGR") dalam periode sepuluh tahun ini.
 
Lihat informasi pesyaratan produk ikan:
Negara-negara utama yang menjadi sumber impor ikan dan produk perikanan Kanada adalah AS, China, Chili, Norwegia, dan Vietnam dengan pangsa impor berkisar dari 14% sampai 2%[3] pada tahun 2015. AS telah menjadi eksportir ikan terbesar ke Kanada, namun pangsa impor ikan Kanada dari AS turun dari 21% menjadi 14%[4] pada periode 2005-2015. Sebaliknya, Chili, Norwegia, dan Vietnam mengalami peningkatan dalam hal pangsa impor Kanada sementara pangsa China relatif tetap stabil di angka 10 persen.[5] Kelompok ikan utama menurut produk HS yang diimpor ke Kanada dari dunia adalah fillet dan daging ikan lainnya (dicincang maupun tidak), segar, dingin atau beku (HS 0304). Impor Kanada untuk kelompok produk ini tumbuh dari USD 275 juta pada tahun 2005 dan mencapai puncaknya yaitu senilai USD 617 juta pada tahun 2014, sebelum sedikit turun lagi ke angka USD 561 juta pada tahun 2015 (UN Comtrade, 2015).
 
Walaupun Indonesia telah menjadi sumber impor ikan bagi Kanada, pangsa impor Kanada untuk komoditas ini dari Indonesia tidak beranjak dari di bawah 1%[6] selama periode 2005-2015. Selain itu, impor ikan Kanada dari Indonesia agak labil baik dari segi nilai perdagangan maupun volume. Sebagai contoh, penurunan besar dalam hal nilai impor tercatat pada tahun 2010. Namun demikian, secara keseluruhan periode 2005-2015 menunjukkan tren positif, dengan peningkatan nilai impor dari USD 4,1 juta pada tahun 2005 menjadi USD 11,3 juta di tahun 2015 (UN Comtrade, 2015). Sejalan dengan impor terbesar Kanada untuk produk ikan dunia, impor ikannya dari Indonesia juga sebagian besar berupa fillet dan daging ikan lainnya (dicincang maupun tidak), segar, dingin atau beku. Kelompok produk ini telah menjadi pendorong utama ekspor ikan Indonesia ke Kanada, yang tumbuh dari USD 3,3 juta (2005) menjadi USD 9,1 juta (2015) dengan nilai tertinggi tercatat USD 9,8 juta pada tahun 2013 (UN Comtrade, 2015). Sementara itu, nilai impor Kanada untuk kelompok produk ikan lainnya[7] dari Indonesia tergolong masih relatif kecil[8] (UN Comtrade, 2015).
 
[1] Total nilai impor mengacu pada jumlah impor untuk pos tarif 0301, 0302, 0303, 0304, dan 0305.
[2] Dihitung berdasarkan data UN Comtrade Database, 2015.
[3] Ibid.
[4] Ibid.
[5] Ibid.
[6] Ibid.
[7] Mengacu pada Kode HS 0301, 0302, 0303, dan 0305.
[8] Kecuali nilai impor pos 0302 pada tahun 2008 sebesar USD 1,8 juta dan HS 0303 pada 2015 yang mencapai USD 1 juta.