Persyaratan Label Tekstil & Produk Tekstil Korea Selatan   

Persyaratan pelabelan tekstil tercantum dalam Safety and Quality Labeling for Textile Products, KATS di bawah Ministry of Knowledge Economy yang antara lain:
  • Fiber content
  • Country of manufacture
  • Size (suggested)
  • Manufactured date (suggested)
  • Care instructions (see Korean symbol system in Korean Industrial Standard - KS K 0021)
  • Name of manufacturer or importer
  • Address and phone number of manufacturer or importer
Untuk lebih detail, silakan lihat di Korean Customs Service –Labelling System on Country of Origin. Untuk kain impor, negara pengirim harus membubuhkan atau menempelkan permanen pada dua sisi, atau di bagian akhir pada sepotong produk, atau di gulungan dengan tautan tenunan (weaving), material tipis (leaf), cetak, label atau tag, atau permanent marking yang lainnya. Negara pengirim dapat menenun informasi lainnya dengan alternatif lainnya di tepi kain. Untuk wool atau kain wool campuran (wool blend), negara pengirim harus menandai (marking) setidaknya setiap 2 meter di tepi lembaran kain dengan konten kain (fabric content) dan nama manufaktur atau importir.

Label bahasa Korea, kecuali dari negara pengirim yang penandanya harus ditunjukkan pada saat bea cukai, dapat ditempelkan di produk pada area pemeriksaan sebelum atau sesudah bea cukai. Label negara pengirim tidak dapat direvisi di area pemeriksaan, kecuali tanda negara pengirim. Label bahasa Korea dapat ditempelkan setelah barang selesai diimpor.
Korea menerapkan persyaratan wajib biotechnology labeling pada tahun 2007 untuk produk yang mengandung kapas bioteknologi.