Persyaratan Mutu Denim Uni Eropa   

Pasar denim sangat kuat di Eropa, permintaan akan jeans dan produk denim lainnya terus meningkat beberapa persen setiap tahun hampir di seluruh Eropa. Konsumen menganggap denim sebagai kain yang tahan lama, dan secara aktual dalam gaya. Saat ini, pasar denim lebih beragam daripada sebelumnya, dan membuka peluang bagi pemasok dari negara berkembang.

Deskripsi Produk

Jeans adalah salah satu produk denim yang paling banyak dikenal dan dipakai. Namun denim semakin banyak digunakan untuk jenis produk lainnya, mulai dari kemeja, atasan dan jaket hingga topi, tas, sepatu, dan pakaian dalam. Selain itu, bahan denim sering dikombinasikan dengan bahan lain.

Kode HS
Di Eropa, denim dikeleompokan dalam beberapa kategori dengan kode HS sebagai berikut:
  • 62034231 Men’s or boys’ trousers & breeches, of denim
  • 62046231 Women’s or girls’ trousers & breeches, of denim
  • 61011010 Men’s or boys’ overcoats, car coats, capes, cloaks, anoraks (incl. ski jackets), windcheaters, wind-jackets and similar
  • 61021010 Women’s or girls’ overcoats, car coats, capes, cloaks, anoraks (incl. ski jackets), windcheaters, wind jackets and similar
  • 61031010 Men’s or boys’ suits, ensembles, jackets, blazers, trousers, overalls, breeches & shorts
  • 61041100 Women’s or girls suits, ensembles, jackets, blazers, trousers, overalls, breeches & shorts
  • 42022100 Handbags, wallets & purses
  • 42033000 Belts
  • 42034000 Other clothing accessories

Spesifikasi Teknis

Mutu

Denim twill dibuat dengan dua benang. Benang nila terlihat di bagian luar dan benang yang tidak diikat di bagian dalam. Banyak produk denim memiliki paku keling untuk memperkuat jahitan. Jeans terbuat dari denim gelap atau mentah, tetapi sebagian besar sudah dicuci atau mendapat perlakuan sebelum dijual. Seiring waktu, warna indigo yang dipudarkan, memberikan kesan produk denim mempunyai tampilan yang khas.

Warna dan desain

Denim dapat diidentifikasi dengan tidak adanya proses pencucian dengan warna biru gelap. Denim secara tradisional berwarna biru dengan pewarna indigo. In adalah awal adanya istilah Blue Jeans yaitu jeans berwarna biru.

Saat ini denim tersedia dalam warna yang berbeda. Warna yang paling menantang adalah hitam. Membuat warna hitam yang bagus biasanya membutuhkan bahan kimia yang telah dilarang di Eropa.

Denim memiliki daya tarik yang luas. Beberapa konsumen memilih denim karena nyaman, tahan lama dan mudah dipakai, selain itu pembeli memilih karena penampilannya yang trendi dan keren.

Material

Ada beberapa jenis produk denim yang berbeda. Kain denim mentah adalah kain denim yang tidak dicuci setelah dicelup pada proses produksinya. Dianjurkan untuk mencuci denim untuk memperbaiki warna (luntur, dsb.).

Jeans terbuat dari katun 100%. Ada beberapa jenis jeans yang dicampur dengan polyester, namun sebagian besar jeans yang dijual adalah katun 100% (atau katun 98% dan elastane 2%). Pewarna yang paling umum digunakan adalah nila sintetik.

Fitur lain pada jeans termasuk ritsleting, kancing, paku keling, dan label. Paku keling secara tradisional terbuat dari tembaga, tetapi saat ini sebagian besar ritsleting, dan kancing terbuat dari baja. Label desainer cenderung berupa label yang terbuat dari kain, kulit, atau plastik, sementara beberapa disulam dengan benang katun.

Di pasar hari ini ditemui indigos imitasi dan denim. Ini terlihat seperti denim asli, tetapi mereka tidak berubah warna setelah dicuci. Denim asli menjadi lebih lembut dan lebih menarik setelah dipakai.

Setelah dibuat menjadi pakaian, sebagian besar denim dicuci untuk membuatnya lebih lembut dan untuk mengurangi atau menghilangkan penyusutan. Selain dicuci, bahan denim dapat diproses secara khusus untuk menciptakan tampilan usang.

Persyaratan yang harus dipenuhi produk denim di Pasar Eropa

Persyaratan pembeli dapat dibagi menjadi tiga kategori: 1) keharusan, persyaratan yang harus dipenuhi untuk memasuki pasar, seperti persyaratan hukum; 2) persyaratan umum, atau yang harus dipatuhi agar dapat bersaing di pasar; dan, 3) kebutuhan pasar khusus untuk segmen tertentu.

Persyaratan hukum: keamanan produk, bahan kimia, dan pelabelan

Ada beberapa persyaratan yang harus dipatuhi untuk menjual produk di Eropa. Persyaratan tersebut adalah:
  • Keamanan produk;
  • Penggunaan bahan kimia;
  • Pelabelan (ada aturan khusus untuk tekstil).
Keamanan produk

Pedoman Keamanan Produk Umum Eropa pada dasarnya menyatakan bahwa semua produk yang dipasarkan di Eropa harus aman digunakan. Terkait dengan adanya persyaratan hukum yang khusus diterapkan untuk denim atau tidak, Pedoman Keamanan Produk Umum tetap berlaku dan harus dipatuhi.

Zat kimia dan zat terlarang

Uni Eropa membatasi bahan kimia yang digunakan dalam produk yang dipasarkan di Eropa. Pembatasan ini tercantum pada yang disebut Registration, Evaluation, Authorisation and Restriction of Chemicals (REACH) regulation (Regulation (EC) 1907/2006). Aturan yang ditetapkan dalam peraturan ini wajib untuk dipatuhi.

Pelabelan

Produk tekstil yang memasuki pasar Eropa harus diberi label. Label harus menyertakan informasi tentang komposisi serat, menggunakan nama serat yang ditetapkan dalam undang-undang Eropa. Tujuan aturan pelabelan ini adalah untuk memastikan bahwa konsumen akan tahu apa yang mereka beli.

Contoh informasi pada label produ tekstil di Eropa: simbol perawatan, komposisi atau konten serat (persentase serat yang digunakan), ukuran, dan negara asal. Informasi tambahan yang dapat disertakan, antara lain label ramah lingkungan, label berkelanjutan dan sebagainya.

Persyaratan umum, Common requirements

Selain persyaratan hukum yang harus dipenuhi oleh pemasok denim dari negara berkembang ke Eropa, ada juga menghadapi persyaratan yang tidak wajib, namun tidak dapat dihindari.

Care labelling

Label perawatan (care labelling) yang melekat pada pakaian memberikan instruksi perawatan dan pembersihan merupakan hal penting bagi konsumen Eropa. Sebagian besar negara Eropa menggunakan sistem pelabelan perawatan International Association for Textile Care Labelling, GINETEX. Sistem ini menggunakan simbol yang mudah dikenali untuk perawatan garmen. Menurut standar GINETEX, label denim harus menyertakan petunjuk tentang perawatan umum dan peringatan; pencucian; pengeringan; menyetrika; dan / atau perawatan tekstil profesional (drycleaning).

Ukuran (Sizing)

Ukuran pakaian yang dijual di pasar Uni Eropa cenderung bervariasi dari satu negara ke negara lain dan bahkan dari toko ke toko. Hal ini dapat membingungkan pembeli. Oleh karena itu, Industri tekstil Eropa mendesak Uni Eropa untuk menetapkan undang-undang tentang standardisasi ukuran.

Buyer Codes of Conduct

Hal lain yang perlu diperhatkan bahwa Pembeli menginginkan pemasok mematuhi Kode Etik Pembeli

Bagian dari tren keberlanjutan adalah bahwa pembeli Eropa dapat mengharapkan pemasok untuk mematuhi Kode Etik mereka. Hal ini  dapat berupa Kode Etik importir individu atau merupakan bagian dari inisiatif yang lebih luas, seperti Business Social Compliance Initiative (BSCI), Fairwear atau the Clean Clothes Campaign.

Label konsumen adalah label yang digunakan pada produk akhir untuk menunjukkan kepada konsumen bahwa produk yang mereka beli diproduksi dengan cara yang bertanggung jawab secara sosial atau ramah lingkungan.

Beberapa label konsumen fokus pada masalah tertentu. Misalnya, FairTrade, utamanya terkait dengan kondisi sosial, EU Ecolabel tentang masalah lingkungan, Made-By terkait dengan isu-isu sosial dan lingkungan the Global Organic Textile Standard (GOTS) adalah label tekstil organik.

Label penting lainnya adalah OEKO-TEX. Standar OEKO-TEX terdiri dari tiga jenis sertifikasi untuk tekstil. Ketiga sertifikasi ini dilaksanakan untuk mengatasi efek dari proses produksi tekstil pada manusia dan lingkungan, dan efek dari tekstil itu sendiri - termasuk bahan kimia yang digunakan untuk memproduksi atau pemberian warna - pada kesehatan dan kesejahteraan konsumen.