Akes Ceruk Pasar Alas Kaki Kanada   

Pasar ceruk merupakan kelompok konsumen dalam suatu pasar yang memiliki perilaku pembelian dan/atau karakteristik gaya hidup tertentu (Thilmany, 2008). Konsumen Kanada saat ini semakin peduli dan memperhatikan pilihan produk yang bertanggung jawab dan berkelanjutan yang ada di pasaran. Hal itu telah memicu timbulnya pasar ceruk tempat konsumen menuntut transparansi mengenai karakteristik keberlanjutan produk, seperti dampak lingkungan dan/atau kinerja sosialnya. Konsumen kadang menggunakan informasi terkait negara asal untuk menilai mutu produk, keselamatan, kinerja pengelolaan lingkungan, dan/atau isu ketenagakerjaan. Akan tetapi, pasar untuk alas kaki yang berkelanjutan secara sosial dan lingkungan masih sangat kecil.
 
Di industri alas kaki, membuktikan dan mengomunikasikan karakteristik keberlanjutan produk kepada konsumen mungkin merupakan tantangan bagi banyak produsen, terutama yang masih merupakan usaha rintisan (start-up) dan/atau UKM. Hal ini bisa jadi dapat mengecilkan hati mereka yang ingin memasuki pasar ceruk alas kaki. Sebuah penelitian telah dilakukan oleh Innovation, Science and Economic Development Canada dengan melibatkan perusahaan alas kaki tentang apa yang harus disampaikan dan bagaimana perusahaan berkomunikasi terkait karakteristik keberlanjutan produk mereka.[1][2] Berdasarkan penelitian itu, isu-isu keberlanjutan paling umum yang disampaikan perusahaan alas kaki kepada konsumen mereka berhubungan dengan:
  • ·Perubahan iklim dan energi – 'Tingkat' konsumsi energi dalam suatu siklus hidup dan jejak karbon produk serta penghematan energi dalam pemakaian produk.
  • Pengadaan – Proses produksi alas kaki dilakukan sesuai dengan standar etika dan lingkungan.
  • Kimia – Produk dibuat menggunakan bahan-bahan alami/organik.
  • Air – Produk memiliki jejak air yang rendah.
 
Penelitian ini melaporkan ada contoh unik tentang bagaimana poin-poin di atas disampaikan kepada konsumen – sebuah perusahaan alas kaki menggunakan semacam "label gizi" pada kotak sepatu untuk mengkomunikasikan upaya keberlanjutan perusahaan (lihat contohnya di bawah). Label ini memberikan gambaran jelas, ringkas, dan mudah dipahami dari pesan keberlanjutan utama yang ingin dikomunikasikan perusahaan kepada konsumen.
 


Sumber: Innovation, Science and Economic Development Canada. Pemasaran untuk Keberlanjutan: Hal yang Dikomunikasikan Mengenai Keberlanjutan di Tempat Pembelianhttps://www.ic.gc.ca/eic/site/csr-rse.nsf/eng/rs00575.html
 
Penelitian ini juga melihat bagaimana perusahaan alas kaki mengkomunikasikan pesan mereka mengenai keberlanjutan. Meskipun terdapat berbagai metode dan pendekatan yang digunakan perusahaan, prinsip-prinsip umum utama yang disorot dalam penelitian ini antara lain:
  • Memilih media komunikasi – Media umum yang digunakan mencakup label, kemasan, poster, tampilan, katalog, dan interaksi staf-pelanggan.
  •  Mengembangkan pesan – Pesan yang dikomunikasikan harus jelas, sederhana, nyata (bukan konsep abstrak), berulang, dan menggarisbawahi tindakan nyata bagi konsumen.
  • Menjaga keselarasan pesan – Menjaga keselarasan antara media komunikasi yang digunakan serta pengetahuan dan pemahaman staf mengenai pesan tersebut.
  • Melibatkan konsumen – Mencari cara untuk melibatkan pelanggan secara langsung dalam inisiatif keberlanjutan perusahaan.
  • Menjamin akurasi – Memastikan bahwa data dan bahasa yang digunakan akurat, terpercaya, dan mudah dipahami.
  • Mengelola kinerja – Mengidentifikasi rencana aksi keberlanjutan yang akan membantu meningkatkan kinerja produk.

[1] Innovation, Science and Economic Development Canada. Pemasaran untuk Keberlanjutan: Hal yang Dikomunikasikan Mengenai Keberlanjutan di Tempat Pembelianhttps://www.ic.gc.ca/eic/site/csr-rse.nsf/eng/rs00575.html
[2] Innovation, Science and Economic Development Canada. Pola-Pola Komunikasi tentang Keberlanjutan di Tempat Pembelianhttps://www.ic.gc.ca/eic/site/csr-rse.nsf/eng/rs00576.html