Ketentuan Masuk Pasar Malaysia   


Ketentuan Impor Produk

Barang-barang yang dilarang untuk diimpor.

  • Reproduction of any currency note, bank note, or coin which are currently been issued in any country.
  • Indecent printings, paintings, photographs, books, cards, lithographic, engravings, films, video tapes, laser discs, color slides, computer disc and any other media.
  • Any device which intended to be prejudicial to the interest of Malaysia or unsuited with peace.
  • All genuses of Piranha fish.
  • Turtle eggs.
  • Cocoa pods, rambutans, pulasan, longan, and nam nam fruits from Philipines and   Indonesia.
  • Intoxicating liquors containing more than 3.46 milligrams per liter in any lead or in any compound of copper.
  • Daggers and flick knives.
  • Broadcast receivers capable of receiving radio communication within the ranges (68 - 87) MHz and (108 - 174) MHz
  • Sodium arsenate.
  • Cloth bearing the imprint or duplicate of any verses of the Quran.
  • Pen, pencil, and other articles resembling syringes.
  • Poisonous chemical
  • Lightning arresters containing radioactive material.

Impor barang pada daftar di bawah ini dilarang kecuali dengan izin impor atau izin dari instansi terkait:

  • Egg in the shells.
  • Any meat, bones, hide, skin, hoofs, horns, offal or any part of the animals and Poultry.
  • Live animals-primates including ape, monkey, lemur, galago, potto, and others.
  • Explosives and Fireworks
  • Imitation arms, toy gun / pistols.
  • Imitation hand grenades.
  • Arms and ammunition other than personal arms ammunition imported by bona fide traveler.
  • Bullet proof vests, steel helmets and other articles of clothing as protection against attack.
  • Soil and pests including live insects, rats, snails, and cultures of plant disease causing organisms.
  • Safety helmets (except as worn by motorcyclists or motorcycle pillion riders).
  • Video machines excluding game watches and video games for use with television receiver.
  • Motor vehicles.
  • Batik sarong.
  • Rice and padi including rice products.
  • Equipment to be connected to a public telecommunication network.
  • Radio communication being used for telecommunication in the frequency lower than 3000 GHz.
  • Saccharin and its salt.
  • Parabola antenna for outdoor use.
  • Pests and organisms which are capable of being injurious to plants.
  • Live fish.
  • Animal oils and fats.
  • Plants include parts and plant products.
  • Household and agricultural pesticides.
  • Electric domestic equipments that use 50 volt or 120 volt Dc or more
  • Toxic and/or hazardous wastes.
  • Corals, alive or dead.
  • Apparatus/equipment for the brewing of beer in the home.
  • Pharmaceutical products
 
Barang Diatur (Regulated Goods)
Sementara Malaysia secara progresif meliberalisasi rezim tarifnya, beberapa kategori produk dan layanan masih dilindungi oleh tarif tinggi dan ketentuan perizinan impor. Berdasarkan Undang-Undang Larangan Khusus 1967 (Custom Prohibition Act 1967), kategori barang yang dipilih diatur untuk melindungi kepentingan produsen, kesehatan dan tanaman lokal dan keamanan nasional negara tersebut. Langkah-langkah tersebut juga diambil sehubungan dengan kebijakan luar negeri Malaysia dan untuk memastikan bahwa ada persediaan barang penting yang memadai.
 
Berikut ini adalah kategori barang yang tercakup dalam Undang-Undang tersebut:
  • makanan & produk pertanian
  • kendaraan bermotor
  • mesin perekam video audio
  • produk baja

Daftar lengkap produk dan prosedur aplikasi tersedia dari Kementerian Perdagangan Internasional & Industri: www.miti.gov.my

Produk pertanian dan makanan (Agricultural and food products)

Food Act 1983 dan Food Regulation 1985 Malaysia mengatur berbagai aspek standar pangan di Malaysia. Semua makanan, minuman dan produk pertanian yang dapat dimakan yang diimpor atau diproduksi secara lokal diwajibkan untuk mematuhi pedoman ini. Rincian Undang-Undang dan Pedoman ini tersedia di situs web Departemen Perdagangan Internasional dan Industri Malaysia: Undang-Undang Makanan 1983 dan Regulasi Makanan 1985.

Pedoman impor yang ketat dikenakan pada produk daging dan makanan yang mengandung daging dan alkohol karena lebih dari separuh penduduk Malaysia beragama Islam. Departemen Pelayanan Veteriner Malaysia bertanggung jawab atas pengembangan dan penegakan hukum yang berkaitan dengan daging dan produk daging. Mereka juga bertugas mengeluarkan izin impor untuk produk ternak, daging dan produk daging.

Informasi lainnya:

  • Kunjungi situs web berikut tentang apa yang harus Anda ketahui sebelum mengekspor ke Malaysia: agritrade.iift.ac.in
  • Daftar Produk Yang Membutuhkan Izin Impor dan Ekspor Di bawah MITI http://www.miti.gov.my/index.php/pages/view/content2aed.html
  • Penerbitan Izin Impor / Ekspor Barang Terdaftar dalam Larangan Khusus Impor / Ekspor berdasarkan Undang-Undang Pabean 1967
  • Import Regulations - Malaysia

Impor dan ekspor barang-barang yang terdaftar di bawah Undang-Undang Larangan Khusus 1967 dikendalikan:

  • untuk melindungi kepentingan produsen, kesehatan dan tanaman lokal dan keamanan nasional negara tersebut.
  • dengan mempertimbangkan kebijakan luar negeri Malaysia.
  • untuk memastikan ketersediaan barang penting yang memadai.

Berdasarkan Undang-Undang, produk berikut memerlukan lisensi Impor oleh MITI:

  1. Activated Clay and Activated Bleaching Earth.
  2. Flat-Rolled Products of Iron or Non-Alloy Steel, of a width of 600mm or more, Hot Rolled, Not Clad, Plated or Coated.
  3. Flat Rolled Products of Iron or Non-Alloy, of a width of 600mm or more Cold-Rolled. (Cold-Reduced), Not Clad, Plated or Coated.
  4. Flat-Rolled Products of Iron or Non-Alloy Steel, of a width of 600mm or more, Clad, Plated or Coated.
  5. Flat Rolled Products of Iron or Non-Alloy, of a width of 600mm or more Cold-Rolled (Cold-Reduced), Not Clad, Plated or Coated not further worked than Hot Rolled.
  6. Flat-Rolled Products of Iron or Non-Alloy Steel, of a width of less 600mm or more, Not Clad or Coated.
  7. Tubes, Pipes and Hollow Profiles of Cast Iron.
  8. Tubes, Pipes and Hollow Profiles, Seamless, of Iron (other than Cast Iron) or Steel - Line Pipe of kind used for Oil or Gas Pipelines.
  9. Other Tubes and Pipes (ex: Welded, Riveted or Similarly Closed) having Circular Cross- Sections, the external diameter of which exceeds 406.4mm of Iron and Steel.
  10. Other Tubes, Pipes and Hollow Profiles (e.g: Open Seam or Welded, Riveted or Similarly loosed) of Iron or Steel.
  11. Iron & steel products which has been exempted from Import License but require Certificate of Approval from CIDB (Construction) or SIRIM (Other than Construction).
  12. Cable.
  13. Vehicle.
  14. Motorcycle.
  15. Motor Vehicles for the transport of goods (i.e.: Dump Truck & Crawler Carrier).
  16. Special purpose motor vehicles, other than those principally designed for the transport of persons or goods excluding fire fighting vehicles (for example breakdown lorries, crane lorries, concrete-mixer lorries, road sweeper lorries, spraying lorries, mobile workshops, mobile radiological units).
  17. Ships' derricks; cranes, including cable cranes; mobile lifting frames, straddle carriers and works trucks fitted with a crane.
  18. Road Tractors for semi-trailers, completely built-up, old (i.e.: Prime Mover).
  19. Toxic Chemicals and their precursors covered under the Chemical Weapon Convention (CWC) 2005 (precursors is a substance that precedes and is the source of another substance).
  20. Toxic chemicals and their precursors covered under the Convention on the Probihition (prohibition) of the Development, Production, Stockpiling and Use of Chemical Weapons and on Their Destruction 1993 (CWC).

Larangan dan Pembatasan Impor.

Impor dilarang dan dibatasi di Malaysia adalah barang yang dilarang diekspor ke negara tersebut atau dibatasi penggunaannya. Pembatasan impor kuantitatif jarang dilakukan, kecuali pada produk untuk perlindungan industri lokal atau untuk alasan keamanan. Tujuh belas persen dari tarif Malaysia (terutama di sektor peralatan konstruksi, pertanian, mineral, dan kendaraan bermotor) juga dikenai lisensi impor non-otomatis yang dirancang untuk melindungi industri yang sensitif terhadap impor atau strategis.

Untuk memperoleh daftar barang terlarang dan dibatasi, kunjungi situs web Royal Malaysian Customs Department: http://www.customs.gov.my/en/tp/pages/tp_ie.aspx

Barang yang dilarang untuk diekspor Malaysia, kecuali disertai izin ekspor terdiri dari gula, beras dan padi, telur, daging, binatang hidup, kerang, kulit dan bagian burung, mineral dan bijih, tanaman, karang, ikan hidup, kelapa sawit, susu dan produk terkait, bibit karet dan bibit kelapa sawit.

Standar Perdagangan.

Yang perlu diketahui tentang standar perdagangan Malaysia adalah standar nasional dan badan akreditasi, dan lembaga pengujian nasional utama, serta badan penilaian kesesuaian.

Standar digunakan di semua sektor masyarakat Malaysia, dan sistem standardisasi nasional menggunakan proses konsensus untuk mengembangkan standar baru, yang memungkinkan produsen, pedagang, konsumen, pemerintah, dan pihak lainnya memberikan masukan dan pertimbangan dalam proses penyusunan. Malaysia mematuhi "Kode Standar" WTO mengenai Hambatan Teknis untuk Perdagangan, SIRIM Berhad, yang sebelumnya dikenal sebagai Standards and Industrial Research Institute of Malaysia, adalah perusahaan milik pemerintah yang menyediakan infrastruktur kelembagaan dan teknis untuk Pemerintah.

Conformity Assessment

Ada beberapa organisasi pengujian nasional penting yang beroperasi di bawah SIRIM dan menentukan struktur dan tujuan standardisasi nasional serta memastikan fungsionalitas dan jaminan kualitas produk. Untuk melihat daftar badan penilaian kesesuaian di Malaysia, kunjungi situs web Departemen Standar Malaysia (www.standardsmalaysia.gov.my) dan klik "Akreditasi" dan kemudian "Directory of Accredited CBs" dan juga "Direktori Lab Terakreditasi".

Di Malaysia terdapat beberapa organisasi yang melakukan pengujian dibawah supervisi SIRIM dan menentukan struktur dan tujuan standardisasi nasional serta memastikan fungsi dan jaminan kualitas produk.

Accreditation

Departemen Standar Malaysia (DSM) didirikan setelah pembentukan SIRIM untuk menjalankan peran undang-undang dalam standar nasional yang sebelumnya dilakukan oleh SIRIM. Lembaga ini beroperasi sebagai satu-satunya badan akreditasi nasional di negara ini. DSM menyediakan layanan akreditasi untuk lembaga sertifikasi, lembaga inspeksi, dan laboratorium pengujian dan kalibrasi. DSM bertanggung jawab untuk memproses permohonan akreditasi dan pengajuannya kepada Direktur Jenderal yang, dalam kasus yang berhasil, menerbitkan sertifikat akreditasi.

Standar dipergunakan pada semua sektor di Malaysia dan sistem stadardisasi nasional menggunakan konsensus pada proses penyusunan standar yang memberikan kesempatan kepada produsen, pedagamg, konsumen dan pemerintah untuk menyampaikan masukkan dan pertimbangan dalam proses penyusunan standar. Malaysia menganut "Standard Code" WTO tentang Hambatan Teknis untuk Perdagangan ( Technical Barriers to Trade).

Sertifikasi Produk

Sertifikasi produk menjamin pembeli bahwa produk memenuhi spesifikasi set tertentu, tingkat kinerja minimum, atau persyaratan keamanan yang ditetapkan. Produk yang diproduksi di Malaysia, baik dengan standar Malaysia atau standar asing yang dikeluarkan oleh masing-masing lembaga standar nasional diterima oleh SIRIM untuk Skema Penandaan Sertifikasi Produknya.

Dengan demikian, produk yang disertifikasi oleh SIRIM akan menghasilkan tanda mutu Malaysia ("MS" mark) atau tanda pengaman ("S" mark) untuk menunjukkan kepatuhan terhadap spesifikasi standar Malaysia. Tanda yang disertifikasi digunakan pada produk yang disertifikasi dengan produk asing

Standar nasional atau standar internasional. Dalam kasus produk yang memerlukan sertifikasi wajib, label kontrol dikeluarkan. Labelnya dicetak dengan keamanan dan diberi nomor urut, dan prosedur dan ketentuan khusus untuk penggunaannya telah ditetapkan untuk memastikan semua barang dapat dilacak ke produsen masing-masing.

Publikasi Regulasi Teknis Malaysia

Sebagai negara anggota WTO (World Trade Organization), Malaysia dipersyaratkan untuk menyampaikan laporan seluruh usulan regulasi teknis yang berdampak pada perdagangan sesama anggota WTO. 

Ketentuan Lainnya Lainnya

Malaysia - Labeling/Marking Requirements

Ikhtisar persyaratan pelabelan dan penandaan yang berbeda, termasuk praktik periklanan atau pelabelan yang membatasi dan di mana mendapatkan lebih banyak informasi.

  • Semua barang konsumen (consumer goods) yang diimpor harus mempunyai identitas agen pengimpor, biasanya dilakukan dengan membubuhkan label setelah makanan keluar dari pabean.
  • Obat-obatan dalam kemasan harus diberi label dalam bahasa Inggris atau Bahasa Malaysia, yang menunjukkan substansi dan komponennya.
  • Malaysia membutuhkan label nutrisi untuk semua produk makanan. Makanan yang telah diperkaya atau diperkaya dengan vitamin dan mineral tertentu harus memiliki deklarasi jumlah nutrisi pada label. Pelabelan harus mengikuti pedoman yang ditetapkan oleh Codex.
  • Perusahaan dapat menerapkan stiker yang mengandung informasi nutrisi sebagai pengganti kemasan produksi khusus untuk pasar Malaysia.
  • Semua daging, produk olahan daging, unggas dan telur harus mendapat sertifikasi halal dari Pusat Islam untuk mendapatkan tanda halal.